Ketahanan Komunitas terhadap Risiko Longsor di Sekitar Bendungan Rajui melalui Identifikasi Titik Rawan dan Edukasi Mitigatif

Authors

  • Reza Pahlevi Munirwan Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Author https://orcid.org/0000-0001-5984-3684
  • Ruhdi Faisal Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Author
  • Munirwansyah Munirwansyah Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Author
  • Muhammad Ahlan Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Author
  • Devi Sundary Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, 23111, Indonesia Author
  • Ruslan Ruslan Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, 23245, Indonesia Author
  • Muhammad Ihsan Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Gajah Putih, Takengon, 24552, Indonesia Author

Keywords:

Longsor, Bendungan Rajui, Mitigasi Bencana, Pemberdayaan Masyarakat, Identifikasi Titik Rawan

Abstract

Daerah sekitar Bendungan Rajui di Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, merupakan kawasan berbukit dengan kemiringan lereng yang bervariasi dan memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana longsor, terutama saat curah hujan ekstrem terjadi pada akhir tahun. Masyarakat setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pekebun sangat bergantung pada akses jalan dan keberlanjutan fungsi bendungan sebagai sumber irigasi. Longsoran yang berulang menyebabkan gangguan terhadap aktivitas ekonomi, aksesibilitas, serta sistem irigasi pertanian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik rawan longsor secara partisipatif, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya longsor, serta menyusun strategi mitigasi yang sesuai dengan kondisi geografis dan sosial lokal. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, pemetaan potensi longsor, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil dari kegiatan ini berupa dokumen rekomendasi mitigasi, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam memahami dan mengantisipasi risiko bencana. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran teknis, tetapi juga mendorong terbentuknya sistem mitigasi berbasis komunitas yang berkelanjutan. Pendekatan integratif antara aspek teknis dan sosial menjadi kebaruan utama dalam kegiatan ini, serta dapat direplikasi di wilayah lain dengan kondisi serupa. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana longsor.

Downloads

Download data is not yet available.

References

L. Cimusa et al., "Erosion risk assessment through prioritization of sub-watersheds in Nyabarongo river catchment, Rwanda," Environmental Challenges, vol. 5, 2021. doi: 10.1016/j.envc.2021.100260

G. De Santis, N. Egidi, J. Giacomini, E. Gioia, P. Maponi, and L. Spadoni, "Landslide hazard assessment model for slope stability analysis," J. Adv. Appl. Comput. Math., vol. 10, pp. 77–87, 2023. doi: 10.15377/2409-5761.2023.10.8

F. Fachri et al., "Penyelidikan geoteknik untuk pembangunan GI 150 kV Tapak Tuan sebagai langkah strategis mendukung ketahanan energi," Pengabdian Inovasi Sains, vol. 1, no. 1, pp. 1–9, 2025.

W. Hanna et al., "Urban flash flood index based on historical rainfall events," Sustainable Cities and Society, vol. 56, p. 102088, 2020. doi: 10.1016/j.scs.2020.102088

W. Lei, H. Dong, P. Chen, H. Lv, L. Fan, and G. Mei, "Study on runoff and infiltration for expansive soil slopes in simulated rainfall," Water, 2020.

L. Z. Mase, "Studi kehandalan metode analisis likuifaksi menggunakan SPT akibat gempa 8,6 Mw, 12 September 2007 di area pesisir Kota Bengkulu," J. Tek. Sipil, vol. 25, no. 1, pp. 53–60, 2018. doi: 10.5614/jts.2018.25.1.7

A. Mohd Taib, M. F. Law, R. P. Munirwan, M. F. Md Dan, and R. Putra Jaya, "The stability of natural and man-made unsaturated slopes influenced by different rainfall patterns," Environ. Sci. Pollut. Res., 2024. doi: 10.1007/s11356-024-34775-9

M. Munirwansyah, R. P. Munirwan, and H. Yunita, "Geotechnical engineering aspect related to Pidie Jaya–Aceh earthquake disaster and mitigation," Int. J. Adv. Sci. Eng. Inf. Technol., vol. 8, no. 3, pp. 870–875, 2018. doi: 10.18517/ijaseit.8.3.4189

K. D. Nastiti, H. An, Y. Kim, and K. Jung, "Large-scale rainfall–runoff–inundation modeling for upper Citarum River watershed, Indonesia," Environmental Earth Sciences, vol. 77, no. 18, p. 0, 2018. doi: 10.1007/s12665-018-7803-x

T.-K. Nian, X.-S. Guo, D.-F. Zheng, Z.-X. Xiu, and Z.-B. Jiang, "Susceptibility assessment of regional submarine landslides triggered by seismic actions," Applied Ocean Research, vol. 93, 2019. doi: 10.1016/j.apor.2019.101964

J. River et al., "Hydro-sediment-morphodynamic processes of the Baige landslide-induced," Journal of Hydrology, vol. 596, Nov. 2020. doi: 10.1016/j.jhydrol.2021.126134

R. Satyaningsih, V. Jetten, J. Ettema, A. Sopaheluwakan, L. Lombardo, and D. E. Nuryanto, "Dynamic rainfall thresholds for landslide early warning in Progo Catchment, Java, Indonesia," Natural Hazards, vol. 119, no. 3, pp. 2133–2158, 2023. doi: 10.1007/s11069-023-06208-2

H. H. Setiawan and M. I. Tanjung, "Community-Based Landslide Disaster Mitigation on the Northern Slope of 'Telaga Lele' Hill, Banjarnegara Regency, Indonesia," in Sustainable Development in Asia, pp. 547–569, 2024. doi: 10.1007/978-3-031-56591-5_21

T. T. Woldesenbet, H. B. Arefaine, and M. B. Yesuf, "Numerical stability analysis and geotechnical investigation of landslide prone area (the case of Gechi district, Western Ethiopia)," Environmental Challenges, vol. 13, 2023. doi: 10.1016/j.envc.2023.100762

Q. Yang, M. Guan, Y. Peng, and H. Chen, "Numerical investigation of flash flood dynamics due to cascading failures of natural landslide dams," Engineering Geology, vol. 276, July 2020, Art. no. 105765. doi: 10.1016/j.enggeo.2020.105765

Downloads

Published

2025-12-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ketahanan Komunitas terhadap Risiko Longsor di Sekitar Bendungan Rajui melalui Identifikasi Titik Rawan dan Edukasi Mitigatif. (2025). Pengabdian Inovasi Sains, 1(2). https://journal.fiadmed.org/index.php/pisa/article/view/24

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.